News

Sumur Bor Bantuan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Untuk Ponpes Al Haadi & Madani Atasi Kekurangan Air Bersih

91
×

Sumur Bor Bantuan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Untuk Ponpes Al Haadi & Madani Atasi Kekurangan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

 

 

Lubuk Linggau, SumselNetwork.com–Dua pondok pesantren (ponpes) di Kota Lubuklinggau yakni Ponpes Al Hari dan Madani Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I tidak lagi kekurangan air bersih.

Ini diketahui setelah anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H. Fauzi Amro, M.Si, bersama Anggota DPRD Partai NasDem Lubuklinggau, meresmikan bantuan sumur bor modern di dua pondok pesantren (ponpes) di Kota Lubuklinggau, Rabu (12/8/2026).

 

Peresmian sekaligus penyerahan simbolis bantuan sumur bor modern ini merupakan bagian dari program bantuan untuk mendukung ketersediaan air bersih di lingkungan pondok pesantren.

Sumur bor dengan kedalaman mencapai 65 meter tersebut kini dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi berbagai aktivitas sehari-hari di lingkungan pesantren. Selain untuk kebutuhan para santri dan pengurus, keberadaan sumber air tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H. Fauzi Amro, M.Si, mengatakan, bantuan sumur bor tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang diserapnya saat melaksanakan kegiatan reses di Kota Lubuklinggau pada Februari 2026.

“Saya di bulan Februari waktu reses di Kota Lubuklinggau mengumpulkan kurang lebih 26 pondok pesantren. Dari situ kita melihat salah satu kebutuhan penting pesantren adalah ketersediaan air bersih,” kata Fauzi Amro saat mengecek langsung pengoperasian sumur bor modern di Ponpes Al Haadi.

Menurut Fauzi, sumur bor modern tersebut tidak hanya dibuat dengan kedalaman yang memadai, tetapi juga dilengkapi mesin penghisap dan pendorong sehingga air dapat dialirkan untuk memenuhi kebutuhan pesantren.

Ia berharap program penyediaan sumur bor modern dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh pondok pesantren di wilayah Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

“Dengan kehadiran sumur bor ini, mudah-mudahan tahun ini sampai tahun 2029 seluruh Ponpes yang ada di Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara bisa mendapatkan sumur bor modern,” ujarnya.

Fauzi menargetkan sedikitnya 20 pompa sumur bor modern telah terpasang di pondok pesantren pada tahun ini. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi sekitar 30 pompa pada tahun depan dan sekitar 40 sumur bor pada tahun berikutnya.

“Pokoknya di Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara seluruh Ponpes, baik yang teregister maupun yang belum teregister, mudah-mudahan dapat sumur bor modern,” jelasnya.

Fauzi juga berpesan agar keberadaan sumur bor tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh pihak pesantren. Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar pesantren juga dapat ikut merasakan manfaat dari ketersediaan air bersih tersebut.

“Saya berpesan, tidak hanya pondok ini yang memakainya, tapi juga masyarakat sekitar. Semakin banyak air itu keluar, yakinlah seperti air zam-zam, dia akan memberkahi seluruh masyarakat yang ada di sekitar ini,” ungkapnya.

Ia menilai ketersediaan air bersih merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan pondok pesantren. Dengan air yang cukup, kebersihan kamar mandi dan WC dapat terjaga, begitu pula kebutuhan sanitasi para santri.

“Kita berharap dengan kehadiran sumur bor ini pondok pesantren tidak kekurangan air lagi. WC dan kamar mandi juga terjaga kebersihannya. Kalau itu terjaga, insya Allah santri akan sehat, makanan juga akan sehat dan ustaz akan sehat semuanya,” timpal Fauzi

Sementara itu, Kepala Ponpes Al Haadi, Rudi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan sumur bor modern tersebut. Ia mengatakan fasilitas itu sangat membantu pesantren dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

“Ini sangat bermanfaat buat pesantren dan masyarakat sekitar. Mudah-mudahan apa yang diperbuat Fauzi dapat barokah dari Allah,” pungkasnya. (**)