News

PEP Jambi Perkuat Pengelolaan Bank Sampah KITA di Kenali Asam Atas

25
×

PEP Jambi Perkuat Pengelolaan Bank Sampah KITA di Kenali Asam Atas

Sebarkan artikel ini

Jambi, SumselNetwork.com– Pertamina EP (PEP) Jambi Field memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan Bank Sampah KITA di Kelurahan Kenali Asam Atas, Kota Jambi. Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan warga memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Pelatihan bertema “Kenali, Pilah, Kelola, Berdaya untuk Lingkungan yang Berkelanjutan” digelar di Aula Kantor Kelurahan Kenali Asam Atas, Rabu (9/9). Kegiatan diikuti 40 peserta yang terdiri atas pengurus Bank Sampah KITA, kader PKK, dan anggota BKMT.

Peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan bank sampah, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, penimbangan, pencatatan transaksi, penyimpanan, hingga pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Ketua Bank Sampah KITA, Jumairi, mengatakan pelatihan tersebut menambah pengetahuan pengurus mengenai teknis pendirian dan pengelolaan bank sampah.

“Terima kasih kepada Pertamina yang sudah melaksanakan pelatihan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami selaku pengurus Bank Sampah KITA. Kami mendapat banyak pengetahuan tentang teknis pendirian dan pengelolaan bank sampah, termasuk edukasi mengenai pemilahan sampah,” ujar Jumairi.

Pelatihan menghadirkan Dosen Teknik Lingkungan Universitas Batanghari Jambi, Ir. Endi Adriansyah, S.T., M.T. Selain pemaparan materi, peserta mengikuti diskusi dan simulasi operasional bank sampah.

Materi yang diberikan meliputi klasifikasi dan pemilahan sampah, penimbangan, pencatatan transaksi, penyimpanan, serta pengenalan sistem tabungan sampah.

Lurah Kenali Asam Atas, Budi Prasetiyono, mengatakan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat dipilah, dikumpulkan, dimanfaatkan dan bahkan memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Budi berharap pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan dapat diterapkan masyarakat, terutama dengan membiasakan pemilahan sampah dari rumah.

Sementara itu, PEP Jambi Field Manager Kurniawan Triyo Widodo mengatakan penguatan kapasitas masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Yang ingin kami bangun bukan sekadar aktivitas mengumpulkan sampah, tetapi kapasitas masyarakat agar mampu mengelola sampah secara mandiri, tertib dan berkelanjutan. Ketika masyarakat memahami cara memilah, mengelola dan melihat nilai ekonominya, sampah dapat berubah dari persoalan menjadi peluang,” ujar Kurniawan.

Menurut Kurniawan, keberlanjutan Bank Sampah KITA membutuhkan keterlibatan masyarakat serta sistem operasional yang tertib dan transparan.

Program tersebut merupakan bagian dari Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Pengelolaan Sampah Terpadu yang dijalankan PEP Jambi Field, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1.

Melalui program tersebut, PEP Jambi mendorong peningkatan jumlah nasabah aktif Bank Sampah KITA dan volume sampah terpilah yang memiliki nilai ekonomi. Program ini juga diarahkan untuk membangun kebiasaan memilah sampah dari sumbernya sekaligus meningkatkan manfaat lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat Kelurahan Kenali Asam Atas.(*)