News

Disperindag Lubuklinggau Gelar Bazar Murah

11
×

Disperindag Lubuklinggau Gelar Bazar Murah

Sebarkan artikel ini

 

Lubuklinggau,Sumselnetwork.com- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Lubuklinggau melaksanakan kegiatan bazar pasar murah dan gerakan pangan murah (GPM). Kegiatan ini dilaksanakan di 8 Kecamatan secara bergilir di Lubuklinggau.

Pelaksanaan haru pertama dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Lubuklinggau Timur I pada Rabu, 11 Februari 2026. Bazar ini menyediakan kebutuhan bahan pokok dengan harga murah.

“Ini kita dalam rangka menjelang Ramadhan dan Idul Fitri untuk menjaga inflasi dan juga harga stok di kota Lubuklinggau mengadakan acara bazar pasar murah dan juga GPM,” kata Kepala Disperindag Lubuklinggau, Meidholin.

 

Menurutnya, pelaksanaan hari pertama di Kecamatan Lubukkinggau Timur I ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 11-12 Februari 2026. Kemudian setelah itu dilanjutkan lagi dengan pelaksanaan di 8 Kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Ada 12 distributor yang ikut dalam bazar ini, ada juga distributor UMKM. Hari ini ada berta.bah itu serta yakni distributor cabai, frozen food, telur dan disini juga ada beras SPHP,” ujarnya.

“Jadi kebutuhan bahan pokok hari ini ada di bazar. Kalau masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga dibawah pasaran, harga distributorlah yang kita sampaikan di bazar ini,” timpalnya.

Adapun untuk harga mulai dari beras SPHP Rp 57.500, cabai Rp 38 ribu dan telur Rp 55 ribu. Termasuk dengan bahan pokok yang lain diantaranya seperti gula Rp 17 ribu.

Sementara itu, ia mengungkapkan jelang Ramadhan saat ini untuk harga sembako di sejumlah pasar tradisional Lubuklinggau mulai merangkak naik. Salah satunya terjadi pada harga cabai merah.

“Cabai saat ini Rp 38 ribu dan seminggu yang lalu Rp 30 ribu, kalau di bazar Rp 38 dam kalau di pasar sudah Rp 45 ribu,” terangnya.

Kata Meidholin, kenaikan harga tersebut dikarenakan banyaknya permintaan dan pengaruh cuaca. “Selain cabai yang naik mulai naik juga sayuran. Bawang naik antara Rp 1.000 sampai Rp 2.000, telur Rp 57 ribu sudah mulai naik kalau kemarin Rp 55 ribu jadi naik Rp 2 ribu,” pungkasnya. (**)