Lubuklinggau, Sumselnetwork.com-Memenuhi janji politik melalui program linggau juara
Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat (Rachmat Hidayat Hyoppy)-Wakil Walikota Lubuklinggau, Drs H Rustam Effendi, SH membangun tower combat di wilayah blank spot di Kelurahan Petanang Ilir dan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan.
Pembangunan tower combat seluler tersebut dilaksanakan,Kamis (19/3/2026).
Tower Combat (Compact Mobile Base Station) seluler adalah menara BTS portabel sementara yang dirancang untuk mengatasi lonjakan trafik komunikasi, melayani area terpencil/blank spot, atau menyediakan jaringan 4G/5G secara cepat.
Ini adalah solusi sementara yang fleksibel, mudah dipindahkan, dan sering digunakan sebelum tower permanen (SST) beroperasi.
Beberapa waktu lalu, Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat mengatakan pembangunan tower di wilayah blank spot merupakan suatu keniscayaan.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau bekerja sama dengan salah satu perusahaan seluler akan membangun tower sementara sebagai langkah awal untuk mengatasi keterbatasan jaringan internet di wilayah itu.
“Saya berharap tower yang dibangun nantinya dapat bersifat permanen, mengingat keterbatasan akses internet dapat menyebabkan suatu wilayah menjadi tertinggal. Apalagi di era digital saat ini yang sangat membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan sumber pengetahuan,” ujar wali kota.
Menurut dia, hingga kini masih ada beberapa lokasi di wilayah Kota Lubuk Linggau yang mengalami keterbatasan jaringan internet.
Oleh karena itu, pembangunan tower merupakan suatu keniscayaan dan harus segera dilaksanakan sehingga program pengentasan blank spot dapat terealisasi.
“Target kita, tahun ini seluruh wilayah blank spot di Kota Lubuk Linggau dapat terselesaikan,” ujarnya.
Dia berharap dalam proses pembangunan tower nantinya tidak ada kendala lahan serta tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Sementara itu, Kepala Diskominfotiksan Kota Lubuk Linggau, Ervan Affansyah menyampaikan untuk tahap awal, pembangunan tower dilakukan di Malus, tepatnya di Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, bekerja sama dengan pihak perusahaan seluler.
Sejauh ini wilayah yang masih mengalami blank spot diantaranya Malus, Taba Baru, Marga Bakti, Binjai, dan Belalau I. (**)












