News

Apa Penyebab Orang Tua Perkosa Anak Kandung Sendiri. Ini Pengakuan Pelaku Sekaligus Orang Tua Korban 

113
×

Apa Penyebab Orang Tua Perkosa Anak Kandung Sendiri. Ini Pengakuan Pelaku Sekaligus Orang Tua Korban 

Sebarkan artikel ini

 

 

Muratara, Sumselnetwork.com-Miris sekali. Ternyata orang tua rudapaksa anak kandung sendiri di Musi Rawas Utara disebabkan tidak tahan melihat korban memakai pakaian seksi.

 

Mirisnya lagi perbuatan itu sudah dilakukan orang tua pelaku terhadap korban sebanyak tiga kali.

 

Hal ini diungkapkan Kasat Reserse PPA dan PPO Polres Musi Rawas Utara, Ipda Dania Nurauliawati Sumarto saat dibincangi awak media, Jumat (24/4/2026).

 

Dia mengungkapkan saat ini

pihaknya terus mendalami kasus ini dengan memintai keterangan dari tersangka, korban yang merupakan anak kandungnya serta istri

tersangka yang juga ibu kandung korban.

 

Dijelaskan Dania berdasarkan pengakuan tersangka, tersangka melakukan persetubuhan dengan anak kandungnya sendiri sudah tiga kali. Satu kali didalam kamar, diruang TV dan dikebun. Karena korban sering membantu pelaku di kebun.

 

“Pengakuan tersangka, ia melakukan persetubuhan dengan anak kandungnya 3 kali. Satu kali didalam kamar, satu kali di ruang TV dan satu kali dikebun, karena anaknya ini memang sering bantu ayahnya di kebun,” ungkap Dania.

 

Tidak sampai disitu, kata Dania, pihaknya juga tadi pagi melakukan olah TKP dirumah korban. Disana memang ada satu kamar dan satu ruang tengah yang juga ruang TV.

 

“Dan pengakuan tersangka, sang istri serta adik korban memang sering tidur dikamar. Sementara korban sering tidurnya didepan TV.

Disana pengakuannya, korban sering pakai baju ketat sehingga ia tergoda,” jelasnya.

 

Masih kata Dania, Sementara ibu korban, sama sekali tidak mengetahui perbuatan tersangka. Bahkan setelah anaknya hamil, ibunya juga tidak tahu dan tidak menaruh curiga lantaran sang anak sering memakai daster yang besar.

 

“Ibunya juga mengaku gak tahu sama sekali. Namun belum terlalu kita dalami karena saat kami datang ibu korban masih shock.

Kemungkinan Senin besok kita mintai keterangan lagi, sekaligus asessment untuk pendampingan terhadap korban,” ungkapnya.

 

Saat ini, bayi yang dilahirkan sudah diamankan oleh pihak keluarga.

 

“Kondisinya sehat dan sudah aman dipihak keluarga. Untuk kedepan akan diadopsi atau seperti apa kita belum tahu,” Pungkasnya. (**)