News

DVI Polda Sumsel Tuntaskan Identifikasi Jenazah Bus ALS 346 Vs Truk Tangki SRMD

362
×

DVI Polda Sumsel Tuntaskan Identifikasi Jenazah Bus ALS 346 Vs Truk Tangki SRMD

Sebarkan artikel ini

*Laka Maut Naik Tahap Penyidikan
*Bangkai Bus Di Evakuasi Dari TKP

Muratara, Sumselnetwork.com- Para jenazah korban kecelakaan maut bus ALS 346 dan truk tangki PT SRMD telah berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Seluruh jenazah gelah diserahkan ke pihak keluarga di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk segera dimakamkan, Jumat (15/05/2026).

Pihak kepolisian memastikan seluruh korban yang telah teridentifikasi diserahkan dengan prosedur resmi kepada keluarga masing-masing.

Suasana haru menyelimuti RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang saat keluarga korban datang menjemput jenazah. Tangis pecah dari para kerabat yang tidak kuasa menahan duka setelah kehilangan anggota keluarga akibat kecelakaan nahas tersebut.

Terpisah, untuk kasus laka maut ini naik ke tingkat penyidikan. Sejumlah spekulasi kecelakaan antara bus ALS 346 dengan truk tangki SMRD terjawab semuanya karena merengut nyawa dalam jumlah besar dan sangat tragis.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel (Ditlantas) bersama tim TAA Korlantas Polri telah menaikkan status perkara kecelakaan maut bus ALS dengan truk tangki ke tingkat penyidikan.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana mengatakan, dari hasil penyelidikan tim gabungan di lapangan dan keterangan saksi kernet bus Muhammad Fadli lakalantas disebabkan menghindari lubang di jalan.

“Hasil penyelidikan dan keterangan saksi, kecelakaan akibat driver menghindari saat di jalan. Saat ini perkaranya sudah naik ke penyidikan,” ujar Rony saat rilis di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan, Jumat (15/5/2026).

Ketika ditanya mengenai potensi ada tersangka yang ditetapkan, pihaknya penentuan itu dilakukan tergantung proses penyidikan dan alat bukti.

“Sebagaimana prosesnya untuk menentukan siapa tersangka menunggu hasil penyidikan. Penentuan siapa tersangka juga kami akan koordinasi dengan Kejaksaan. Pihak bus PT ALS juga sudah dipanggil,” kata dia.

Sementara, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo, mengatakan dari hasil olah TKP lobang-lobang yang dihindari sopir bus ALS di lokasi kejadian hanya sedalam 2 sentimeter.

“Memang banyak lubang tapi tidak dalam. Saya kesana kedalaman lubang hanya sekitar 2 sentimeter, sedangkan kalau soal percikan api tidak tahu darimana,” kata Maesa.

Dia menambahkan dari keterangan kernet yang selamat, bus ALS itu berangkat dari Pati, Jawa Tengah dengan mengangkut dua orang.

Lalu melintasi Semarang angkut penumpang 5 orang, Tegal 3 orang dan Lampung 3 orang.

“Sekitar tanggal 4 itu bus sampai di Lampung. Sementara tidak ada yang lain lagi (penumpang), dari keterangan kernet si Fadli ya begitu. Segera kami lakukan gelar perkara bersama dengan Kejaksaan juga,”ungkapnya.

Sedangkan di Jalan Lintas Sumatera Desa Karang Jaya Kabupaten Muratara, Satlantas Polres Muratara melakukan evakuasi pemindahan dari lokasi kejadian bangkai bus ALS dan truk tangki PT SRMD.

Hingga berita ini diturunkan tidak ada penjelasan resmi dari PO Bus ALS ataupun PT SRMD dan perusahaan truk pengangkut minyak tersebut. Semuanya menyerahkan semua kepada institusi yang menangani masalah laka lantas maut tersebut.(Eky)