News

Sedang Kerja Di kebun Warga Musi Rawas Diduga Di serang Beruang

530
×

Sedang Kerja Di kebun Warga Musi Rawas Diduga Di serang Beruang

Sebarkan artikel ini

 

 

Musi Rawas, Sumselnetwork.com– Masyarakat Dusun I, Desa Ciptodadi, Dusun 1 Kertayasa, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, mendadak heboh, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 11.30 wib.

Pasalnya warga setempat Junaidi (48), warga Dusun 1 Kertayasa diduga di serang beruang. Korban diduga di serang beruang saat sedang berkerja du kebun milik korban.

Akibat kejadian itu korban menderita luka di bagian kepala dan tangan akibat cakaran beruang tersebut

Informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan peristiwa terjadi saat korban sedang beraktivitas di kebunnya seperti biasa. Namun secara tiba-tiba seekor beruang liar muncul dan langsung menyerang korban.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menghindari serangan. Akan tetapi, hewan buas tersebut terus mengejar hingga korban mengalami luka cakaran di bagian kepala dan tangan.

Dalam kondisi panik dan terluka, korban berteriak meminta pertolongan. Suara korban kemudian didengar oleh rekan sesama petani yang sedang bekerja di kebun sebelah.

Warga yang datang membantu membuat beruang tersebut akhirnya melarikan diri ke arah hutan. Korban selanjutnya dievakuasi oleh warga bersama Pemerintah Desa Ciptodadi menuju fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke RS Sobirin Muara Beliti untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pemerintah desa bersama pihak kecamatan juga langsung memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area perkebunan maupun kawasan yang berdekatan dengan hutan.

“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati ketika pergi ke kebun, terutama jika beraktivitas seorang diri,” ujar salah satu perangkat desa.

Insiden ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena kemunculan beruang liar dinilai membahayakan keselamatan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Hingga saat ini, kondisi korban masih menjalani perawatan di RS Sobirin Muara Beliti, sementara warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan terhadap keberadaan satwa liar tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (**)