News

Respon Cepat Keluhan Pedagang. Wali Kota Lubuklinggau Tinjau Pasar Bukit Sulap

288
×

Respon Cepat Keluhan Pedagang. Wali Kota Lubuklinggau Tinjau Pasar Bukit Sulap

Sebarkan artikel ini

 

Lubuk Linggau, Sumselnetwork.com– Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat,
Wali Kota Lubuklinggau meninjau langsung kondisi Pasar Bukit Sulap, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuk linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau.

Peninjuan dilakukan sebagai bentuk respon cepat keluhan para pedagang, Jumat (10/7/2026).

Saat peninjauan tersebut, Wali Kota Lubuk linggau, H Rachmat Hidayat, M. Ikom didampingi sejumlah pejabat terkait untuk melihat langsung kondisi drainase yang dikeluhkan pedagang.

Salah satu perwakilan Keluhan pedagang, Wak Dewa, mengungkapkan bahwa saluran air di kawasan pasar sering mengalami penyumbatan sehingga air tidak mengalir dengan baik.

Akibat kondisi tersebut, sampah menumpuk di sejumlah titik dan menimbulkan bau tidak sedap. Bahkan, keberadaan septic tank di sekitar lokasi semakin memperburuk kondisi lingkungan pasar.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, M. Ikom mengatakan pemerintah akan segera menindaklanjuti keluhan para pedagang. Menurutnya, penyebab utama terganggunya aliran air diduga akibat adanya pembangunan baru di sekitar kawasan pasar yang memengaruhi sistem drainase.

“Keluhan para pedagang sudah kami dengarkan dan hari ini kami melihat langsung kondisinya. Penanganan akan segera kami lakukan, namun tentu membutuhkan proses agar hasilnya maksimal,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Lubuklinggau akan mengupayakan dukungan anggaran untuk perbaikan drainase dan penataan kawasan Pasar Bukit Sulap, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan apabila diperlukan.

“Saya berharap perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga persoalan genangan air, saluran yang tersumbat, dan penumpukan sampah dapat teratasi, ” Harapnya.

Dengan demikian, aktivitas jual beli di Pasar Bukit Sulap dapat berlangsung lebih nyaman, bersih, dan sehat bagi pedagang maupun masyarakat. (**)