News

Respons Cepat Polda Sumsel Evakuasi Sopir Truk Meninggal di Betung Banyuasin

258
×

Respons Cepat Polda Sumsel Evakuasi Sopir Truk Meninggal di Betung Banyuasin

Sebarkan artikel ini

 


Banyuasin,SumselNetwork.com— Polda Sumatera Selatan memastikan penanganan penemuan jenazah seorang pengemudi truk di wilayah Kabupaten Banyuasin dilakukan secara cepat, profesional, dan transparan. Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian serta pemeriksaan medis, korban dipastikan meninggal dunia akibat serangan jantung dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, di depan Pos Polisi Musi Indah, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Setelah menerima laporan masyarakat, personel Polsek Betung bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Banyuasin segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, serta mengevakuasi korban.

Korban diketahui berinisial PAK (51), seorang pengemudi truk asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Saat ditemukan, korban berada di dalam truk bernomor polisi DK 8915 CO yang terparkir di lokasi. Petugas selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Betung guna dilakukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan tenaga medis bersama tim kepolisian menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Pemeriksaan juga memastikan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi tubuh yang telah kaku serta munculnya lebam pada bagian wajah dan perut merupakan proses alamiah akibat pembusukan karena korban berada dalam posisi miring di dalam kendaraan dalam waktu tertentu.

Setelah proses identifikasi selesai, kepolisian segera menghubungi pihak keluarga korban. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan secara resmi menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Selanjutnya, Polres Banyuasin memfasilitasi seluruh proses administrasi serta membantu pemulangan jenazah kepada pihak keluarga.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., memastikan seluruh tahapan penanganan telah dilaksanakan sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan masyarakat, pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan medis, hingga koordinasi dengan keluarga korban.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga peristiwa ini murni merupakan musibah akibat kondisi kesehatan,” tegas AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat akan selalu ditindaklanjuti secara cepat untuk memberikan kepastian informasi sekaligus memastikan setiap peristiwa ditangani secara profesional.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, profesional, dan transparan. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta kepastian informasi kepada masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian darurat atau situasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi angkutan barang maupun kendaraan lintas provinsi, agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan. Apabila mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan, pengemudi diharapkan segera beristirahat di lokasi yang aman atau mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya bersama menjaga keselamatan di jalan sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.