Palembang, SumselNetwork.com– kondisi lahan terbakar di Jalan Padat Karya, Lorong Melati 2, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, mendadak berubah menjadi penemuan mengejutkan. Seorang pemilik lahan bersama anaknya menemukan sosok kerangka yang diduga tulang belulang manusia di tengah area yang sebelumnya terbakar.
Penemuan itu terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Pemilik lahan bernama Murna (55), seorang guru, saat itu datang bersama anaknya, Utami Rahmanisa (24), untuk membersihkan area tanah sekaligus mengecat patok batas kapling.
Keduanya membersihkan sisa ranting dan pohon-pohon kecil yang terdampak kebakaran. Namun, ketika membersihkan bagian tengah lahan, Murna melihat benda menyerupai kerangka.
Karena belum mengetahui secara pasti benda tersebut, Murna dan anaknya kemudian memanggil Ponidi (53), warga setempat yang saat itu berada di sekitar sungai dekat lokasi.
Setelah memeriksa temuan tersebut, Ponidi menduga kerangka itu merupakan kerangka manusia. Saksi kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada ketua RT setempat, yang selanjutnya melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan warga, personel piket fungsi Polsek Sukarami bersama petugas terkait mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan informasi kepolisian, lahan tempat kerangka ditemukan berukuran sekitar 30 x 15 meter. Murna diketahui membeli tanah kaplingan tersebut pada Agustus 2023.
Lokasi penemuan juga menjadi perhatian penyidik karena area tersebut dilaporkan mengalami kebakaran pada akhir September 2026. Meski demikian, belum diketahui apakah kebakaran tersebut berkaitan dengan keberadaan kerangka yang ditemukan.
Polisi telah meminta keterangan saksi-saksi dan menghubungi tim identifikasi Polrestabes Palembang untuk membantu proses pemeriksaan. Kerangka tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Adrian saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan kerangka itu. Dan saat ini kerangkan yang belum diketahui identitas sudah di evakuasi ke kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Sumsel.
“Untuk identitasnya belum diketahui, namun Sementra yang kita ketahui dari hasil pemeriksaan. jenis kelamin kerangka itu di perkirakan berjenis kelamin laki laki,” tegasnya singkat.
Hingga kini, identitas, jenis kelamin, serta penyebab kematian belum diketahui. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah kerangka tersebut benar merupakan tulang belulang manusia sekaligus mengungkap asal-usul dan identitasnya.(Zul)












