News

Moment Hari Lahir Pancasila. Ketua DPC PDI Perjuangan Musi Rawas Tegaskan Komitmen Perjuangan untuk Wong Cilik

413
×

Moment Hari Lahir Pancasila. Ketua DPC PDI Perjuangan Musi Rawas Tegaskan Komitmen Perjuangan untuk Wong Cilik

Sebarkan artikel ini

 

Musi Rawas, Sumselnetwork.com-Pengurus dan simpatisan DPC PDI Perjuangan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor DPC PDI Perjuangan, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Senin (1/6/2026) lalu.

Momentum bersejarah tersebut dimanfaatkan sebagai pengingat akan nilai-nilai perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen partai dalam membela kepentingan rakyat kecil atau wong cilik.

Bertindak sebagai pembina upacara
Ketua DPC PDI Perjuangan Musi Rawas, Yudi Pratama.

Hadir saat upacara, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Musi Rawas Azandri, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Musi Rawas Rena Wijaya, Nopriyansyah dan Febriansyah, kepala desa, pengurus PAC, Satgas PDI Perjuangan, PB IKA LKS Musi Rawas serta kader partai dari berbagai wilayah di Kabupaten Musi Rawas.

Ketua DPC PDI Perjuangan Musi Rawas
Yudi Pratama, SH menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di tengah berbagai tantangan bangsa saat ini.

Menurutnya, 1 Juni memiliki makna penting karena menjadi tonggak lahirnya gagasan dasar negara yang disampaikan oleh Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada tahun 1945.

Gagasan tersebut kemudian menjadi fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara yang dikenal sebagai Pancasila.

“Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh anak bangsa bahwa Indonesia dibangun di atas nilai persatuan, kemanusiaan, keadilan sosial dan semangat gotong-royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Yudi.

Ia juga mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan agar tidak melupakan akar ideologis partai yang selalu berpihak kepada rakyat kecil.

Menurutnya, perjuangan politik sejatinya harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan keberpihakan pemerintah.

Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara bendera, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai aksi sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan semangat Pancasila yang menempatkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai tujuan utama pembangunan bangsa.

Bagi PDI Perjuangan Musi Rawas, semangat Bung Karno tidak cukup hanya dikenang melalui pidato dan upacara. Semangat tersebut harus diterjemahkan dalam tindakan konkret yang mampu membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kita berharap melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, nilai-nilai kebangsaan semakin tertanam kuat di tengah masyarakat serta menjadi energi positif untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong-royong dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat, ” Harapnya.

Dengan mengusung semangat “Pancasila untuk Indonesia Raya”, kader PDI Perjuangan Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari perjuangan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.(**)