Muratara, SumselNetwork.com-BPBD bersama masyarakat berhasil menemukan Hapis (8), bocah kelas 2 SD di Desa Pauh I Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara yang tenggelam di Sungai Rawas, Selasa 11 Agustus 2026 sekitar pukul 16.30 wib, berhasil ditemukan.
Korban ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian, Rabu (13/8/2026) sekitar pukul 08.00 wib.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara , Hasbi Hasidqi membenarkan informasi tersebut.
“Ya alhamdulillah sudah ditemukan tim gabungan bersama warga, Rabu (13/8/2026) sekitar pukul 08.00 wib. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Hasbi.
Dijelaskannya informasi dari tim di lapangan, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi dia jatuh saat mandi.
“Gak jauh dari lokasi dia jatuh,” jelasnya.
Sementara itu sebelumnya, Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Andri Firmansyah mengungkapkan, anak dari pasangan Antoni dan Herma ini diketahui saat kejadian sedang bersama seorang anak lainnya, Alvin sedang mandi di Sungai Rawas.
Pada saat mandi, korban terjatuh dari atas rakit ke dalam sungai dan kemudian tenggelam.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Pihaknya pun langsung melakukan koordinasi dengan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian korban. Mereka juga melakukan koordinasi dengan pihak BPBD guna meminta bantuan personel dan peralatan SAR untuk mendukung proses pencarian korban.
Sedangkan Kades Pauh I Juherman membenarkan bahwa ada anak yang tenggelam di Sungai Rawas. Menurut penjelasan dari kakaknya mereka mandi bertiga dan adeknya mandi berpegang dengan tali rakit. Namun secara tiba tiba korban menghilang.
“Ya memang benar ada anak yang tenggelam, dimana korban sedang mandi,”ujarnya. Selasa (11/8)
Iamenjelaskan untuk sekarang dirinya bersama dengan pihak keluarga dan masyarakat sedang melakukan pencarian disekitar lokasi dengan menggunakan jalan dan menyelam.
“Sekarang masih dalam pencarian dan belum berhasil ditemukan dan semoga saja korban bisa cepat ditemukan,”katanya.
Ia mengatakan berdasarkan keterangan dari kakak korban, bahwa korban mandi bersama dengan temannya Mutpi. Selah melihat Mutpi terjun korbanpun ikut terjun dengan berpegangan dengan temannya.
” Mungkin dikarenakan tidak kuat dan korbanpun tenggelam,”jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Muratara Hasbi mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan ada anak anak umur 12 tahun tenggelam.
Setelah mendapat informasi tersebut, dirinya langsung memerintahkan tim menuju lokasi membantu melakukan pencarian.
“Tim sudah dalam perjalanan menuju tempat kejadian, untuk membantu melakukan pencarian korban tenggelam,”pungkasnya. (**)












