News

Waspada Lonjakan Pengunjung, Kapolda Sumsel Instruksikan Pengamanan Humanis di Seluruh Objek Wisata

193
×

Waspada Lonjakan Pengunjung, Kapolda Sumsel Instruksikan Pengamanan Humanis di Seluruh Objek Wisata

Sebarkan artikel ini

 

 

Palembang, Sumselnetwork.com— Polda Sumatera Selatan mengerahkan sedikitnya 378 personel Polri yang diperkuat unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan untuk mengamankan 111 objek wisata di seluruh wilayah Sumatera Selatan selama libur Lebaran 1447 H dalam bingkai Operasi Ketupat Musi 2026.

Pengamanan masif ini dilakukan secara terintegrasi untuk memastikan jutaan masyarakat yang memanfaatkan momen Idul Fitri untuk berekreasi dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan terlindungi di setiap destinasi.

Sejumlah lokasi wisata unggulan menjadi prioritas pengamanan, mulai dari ikon wisata Danau Ranau di OKU Selatan yang mendapatkan pengerahan personel terbesar, hingga kawasan wisata keluarga populer seperti OPI Waterpark Jakabaring dan Air Terjun Bedegung di Muara Enim.

Menyadari potensi lonjakan pengunjung yang ekstrem, personel ditempatkan secara strategis di setiap titik. Petugas tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan fisik, tetapi juga aktif mengatur arus lalu lintas di akses masuk, mengawasi area parkir guna mencegah tindak kriminalitas 3C, serta memberikan imbauan keselamatan secara langsung kepada wisatawan.

Kawasan wisata perairan menjadi fokus pengawasan khusus Polda Sumsel. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk memastikan kapasitas penumpang transportasi air tidak melebihi batas (overkapasitas) serta memastikan penggunaan alat keselamatan (life jacket) dipatuhi secara ketat guna mencegah insiden fatal.

Pengamanan ini mengedepankan sinergi lintas instansi dengan dukungan 42 personel TNI, 8 personel Dishub, dan 4 personel Dinkes. Kehadiran tim medis di sejumlah titik strategis memberikan jaminan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat atau kebutuhan penanganan medis di lokasi wisata.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh destinasi wisata, baik wisata alam maupun buatan, tidak boleh luput dari pantauan kepolisian.

“Tidak ada tempat wisata yang kami biarkan tanpa pengamanan. Kami hadir secara nyata di tengah kegembiraan masyarakat untuk memastikan mereka dapat berlibur dengan rasa aman dan nyaman,” tegas Kapolda.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan total lebih dari 400 personel gabungan ini merupakan bukti komitmen Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh selama periode Lebaran.

“Ini adalah bukti bahwa kami hadir di setiap aktivitas masyarakat, tidak hanya di jalur mudik tetapi juga di setiap destinasi wisata. Kami ingin memastikan warga Sumatera Selatan pulang berlibur dengan perasaan bahagia tanpa gangguan keamanan,” ujarnya.

Polda Sumsel turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjadi polisi bagi diri sendiri. Wisatawan diminta tidak lengah terhadap barang berharga, melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak terutama di area air, serta mematuhi seluruh arahan petugas di lokasi.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau menemukan situasi mencurigakan dapat segera menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam penuh tanpa biaya. Pengamanan ini akan terus diperketat hingga seluruh rangkaian libur Lebaran 1447 H dan arus balik dinyatakan selesai secara nasional. (**)