News

Ketua Dan Pengurus IKM Kota Lubuklinggau Dilantik. Ini Pesan Walikota Lubuk Linggau

24
×

Ketua Dan Pengurus IKM Kota Lubuklinggau Dilantik. Ini Pesan Walikota Lubuk Linggau

Sebarkan artikel ini

 

Lubuk Linggau, SumselNetwork.com– Pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Lubuklinggau periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan, Senin (14/9/2026).

Pelantikan yang mengusung tema “Saciok Bak Ayam, Sadancuang Bak Basi Manuju IKM Berkemajuan” tersebut berlangsung di Room Hotel Smart, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau.

Diwaktu yang berbeda dilantik dan dikukuhkan pengurus Ikatan Keluarga Wanita Minang (IKWM) Kota Lubuklinggau.

Didapuk sebagai Ketua IKWM Kota Lubuklinggau yakni Uni Yeni.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan Gubernur Sumatera Selatan melalui Kepala Dinas Pariwisata, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat, Wakil Wali Kota H Rustam Efendi, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Minang (LKAM) Fauzi Bahar Datuak Nan Sati yang juga mantan Wali Kota Padang dua periode, Ketua IKM Lubuklinggau terpilih H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo (HESK), Kapolres Lubuklinggau AKBP Catur Erwin Setiawan, Ketua BMKM Kota Lubuklinggau Amris, para ketua kelompok Minang serta ratusan warga Minang.

Sebelum prosesi pelantikan, suasana kegiatan semakin semarak dengan arak-arakan pengurus IKM bersama Ketua IKM HESK Rajo Mudo dari kawasan Taman Kurma menuju Hotel Smart.

Arak-arakan tersebut diiringi tabuhan tambur Minang, menjadi simbol kebersamaan sekaligus kekayaan tradisi masyarakat Minangkabau di tanah rantau.

Ketua LKAM Fauzi Bahar Datuak Nan Sati juga memberikan gelar adat kepada Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat.

Ketua IKM Kota Lubuklinggau H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo mengatakan, pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial atau jabatan kehormatan, melainkan sebuah amanah besar dan tanggung jawab yang harus diemban dengan penuh keikhlasan,” kata Epi.

Ia menjelaskan, kepengurusan IKM periode 2026–2031 telah menyiapkan tiga program utama yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga Minang di Kota Lubuklinggau.

Program pertama adalah mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan serta memperkuat rasa kekeluargaan antarsesama warga Minang di perantauan.

Menurutnya, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menghidupkan kembali kegiatan pengajian di setiap kelompok Minang yang berada di bawah naungan IKM Kota Lubuklinggau.

“Dima bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang. Dunsanak di rantau harus basatu, jan sampai bercerai-berai. Kita ingin menghidupkan kembali pengajian di tiap-tiap kelompok untuk memperkuat silaturahmi,” ujarnya.

Program kedua, kata Epi, yakni pelaksanaan pengajian bersama sebanyak tiga kali dalam setahun serta kegiatan sosial dan penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) warga Minang.

“Kita akan melaksanakan pengajian bersama tiga kali dalam setahun. Selain itu, kita juga melaksanakan gerakan sosial dan mendata UMKM yang dimiliki warga Minang di Kota Lubuklinggau,” ungkapnya.

Pendataan tersebut nantinya diharapkan menjadi dasar bagi IKM untuk membantu mengembangkan usaha warga Minang yang bergerak di berbagai sektor perdagangan dan UMKM.

“Saciok bak ayam, sadancuang bak basi. Kalau basatu, nan barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang. Inilah semangat yang ingin kita bangun di IKM,” tegas Epi.

Sementara program ketiga adalah menghidupkan kembali seni, budaya dan olahraga Minang, terutama bagi generasi muda.

“Kita ingin seni budaya Minang dibangkitkan kembali, termasuk mengadakan berbagai lomba. Kemudian generasi muda juga kita dorong untuk menghidupkan kembali olahraga, khususnya sepak takraw dan sepak bola bagi anak-anak Minang,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat yang akrab disapa Yopi Karim menyampaikan keyakinannya bahwa IKM Lubuklinggau di bawah kepemimpinan H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo akan semakin bersatu dan solid.

Menurut Yopi, IKM merupakan wadah perkumpulan sekaligus ruang untuk memperkuat kegiatan sosial dan kebersamaan warga Minang di Kota Lubuklinggau.

“Kami yakin IKM Lubuklinggau di bawah kepemimpinan H Epi Komar dapat semakin menyatu dan lebih solid. Dengan kekompakan tersebut, program-program yang telah disusun bisa dijalankan dengan baik,” kata Yopi.

Ia menyebutkan, Pemkot Lubuklinggau siap bersinergi dan berkolaborasi dengan keluarga Minang dalam berbagai kegiatan, termasuk pengajian, UMKM, seni budaya dan olahraga.

“Kami dari Pemkot siap bersinergi dan berkolaborasi dengan keluarga Minang untuk mewujudkan Linggau Juara. Pesan kami kepada seluruh warga Minang, mari kita jaga kekompakan,” pungkasnya. (**)