Peristiwa

Bupati Musi Rawas Utara Akui Belum Mampu Hentikan Illegal Mining PETI

4
×

Bupati Musi Rawas Utara Akui Belum Mampu Hentikan Illegal Mining PETI

Sebarkan artikel ini

MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni mengakui dirinya bertanggung jawab atas air sungai keruh dan belum mampu menghentikan Illegal Mining pertambangan emas illegal (PETI).

“Banyak masyarakat susah air dan air keruh karena Illegal Mining peti. Dalam hal ini saya sebagai Bupati bertanggung jawab atas semuanya,”jelas Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, Senin (17/10/2026).

Menurutnya, sebagai bupati belum mampu menghentikan Illegal Mining dan menjernihkan air. Belum mampu menyediakan air bersih di musim kering ke semua masyarakat. Tetapi saya imbau masyarakat berbagi air sumur yang bagus di desa masing masing. Karena sudah banyak juga sumur dalam (sumur bor) walau tidak semua terpenuhi dan tahun 2027 mendatang kami anggarkan sumur bor tersebut.

“Saya bertanggung jawab karena telah mengkhianati harapan masyarakat terhadap kisruh air Sungai Rawas Rupit kotor disebabkan Illegal Mining di ulu sungai yang tidak selesai.Hingga saat ini,”ujarnya.

Selain itu, sebagai Bupati Muratara dirinya tidak mencari alasan dan tidak menyalahkan siapapun.

“Ini tanggung jawab saya sebagai Bupati. Saya sadar masyarakat tidak perlu janji dan retorika. Saya terus berusaha untuk menyelesaikan nya secara baik dan adil,”pungkasnya.(**)

Bupati Musi Rawas Utara Akui Belum Mampu Hentikan Illegal Mining PETI

Muratara,Muratarabicara.com- Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni mengakui dirinya bertanggung jawab atas air sungai keruh dan belum mampu menghentikan Illegal Mining pertambangan emas illegal (PETI).

“Banyak masyarakat susah air dan air keruh karena Illegal Mining peti. Dalam hal ini saya sebagai Bupati bertanggung jawab atas semuanya,”jelas Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, Senin (17/10/2026).

Menurutnya, sebagai bupati belum mampu menghentikan Illegal Mining dan menjernihkan air. Belum mampu menyediakan air bersih di musim kering ke semua masyarakat. Tetapi saya imbau masyarakat berbagi air sumur yang bagus di desa masing masing. Karena sudah banyak juga sumur dalam (sumur bor) walau tidak semua terpenuhi dan tahun 2027 mendatang kami anggarkan sumur bor tersebut.

“Saya bertanggung jawab karena telah mengkhianati harapan masyarakat terhadap kisruh air Sungai Rawas Rupit kotor disebabkan Illegal Mining di ulu sungai yang tidak selesai.Hingga saat ini,”ujarnya.

Selain itu, sebagai Bupati Muratara dirinya tidak mencari alasan dan tidak menyalahkan siapapun.

“Ini tanggung jawab saya sebagai Bupati. Saya sadar masyarakat tidak perlu janji dan retorika. Saya terus berusaha untuk menyelesaikan nya secara baik dan adil,”pungkasnya.(**)

Bupati Musi Rawas Utara Akui Belum Mampu Hentikan Illegal Mining PETI

Muratara,Muratarabicara.com- Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni mengakui dirinya bertanggung jawab atas air sungai keruh dan belum mampu menghentikan Illegal Mining pertambangan emas illegal (PETI).

“Banyak masyarakat susah air dan air keruh karena Illegal Mining peti. Dalam hal ini saya sebagai Bupati bertanggung jawab atas semuanya,”jelas Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, Senin (17/10/2026).

Menurutnya, sebagai bupati belum mampu menghentikan Illegal Mining dan menjernihkan air. Belum mampu menyediakan air bersih di musim kering ke semua masyarakat. Tetapi saya imbau masyarakat berbagi air sumur yang bagus di desa masing masing. Karena sudah banyak juga sumur dalam (sumur bor) walau tidak semua terpenuhi dan tahun 2027 mendatang kami anggarkan sumur bor tersebut.

“Saya bertanggung jawab karena telah mengkhianati harapan masyarakat terhadap kisruh air Sungai Rawas Rupit kotor disebabkan Illegal Mining di ulu sungai yang tidak selesai.Hingga saat ini,”ujarnya.

Selain itu, sebagai Bupati Muratara dirinya tidak mencari alasan dan tidak menyalahkan siapapun.

“Ini tanggung jawab saya sebagai Bupati. Saya sadar masyarakat tidak perlu janji dan retorika. Saya terus berusaha untuk menyelesaikan nya secara baik dan adil,”pungkasnya.(**)