Muratara,Sumselnetwork.com– Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional.
Apa itu? Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara berhasil kendalikan inflasi.
Atas pencapaian itu bumi berselang serubisngan ini berhak atas hadiah apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kinerja Pemkab Muratara dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.

Selain kategori pengendalian inflasi, apresiasi juga diberikan pada sejumlah indikator lain seperti penurunan tingkat pengangguran, pengurangan angka kemiskinan dan stunting, serta inovasi dalam pembiayaan daerah (creative financing).
Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah melalui pemberian insentif fiskal berbasis capaian.
Penilaian dilakukan mengacu pada Undang-Undang No 1 Tahun 2022 serta diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.
Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pusat Statistik atas penilaian yang telah diberikan.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Muratara berhasil meraih posisi terbaik kedua di regional Sumatera dalam kategori pengendalian inflasi tingkat kabupaten.
“Capaian ini bukanlah akhir, melainkan penegasan bahwa upaya pengendalian harga kebutuhan pokok sudah berada di jalur yang benar. Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah dan para pelaku usaha,” ujarnya
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap distribusi dan harga barang kebutuhan pokok. Menurutnya, tanpa kontrol yang ketat, potensi kenaikan harga secara tidak wajar bisa terjadi, terutama dengan berbagai alasan seperti distribusi dan biaya transportasi.
“Kita tidak ingin ada permainan harga. Pangkalan nakal harus ditindak, distribusi harus diawasi, dan operasi pasar harus terus dilakukan agar harga tetap stabil,” tulis Bupati di akun facebook pribadinya Minggu (26/4/2026).
Lebih lanjut, Bupati mendorong masyarakat untuk mulai memanfaatkan potensi lokal, seperti menanam sayur-mayur dan cabai, guna menjaga stabilitas pasokan serta memperkuat ekonomi rumah tangga.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara juga terus fokus pada penanganan isu sosial lainnya. Program penurunan pengangguran akan diperkuat melalui pelatihan kerja.
Sementara penanganan stunting dan kesehatan ibu hamil terus ditingkatkan. Tercatat, angka kemiskinan pada tahun 2024 dan 2025 masing-masing berhasil ditekan sebesar 3 persen.
Ke depan, pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 15 persen menjadi 11 persen pada tahun 2028, berdasarkan metodologi pengukuran dari BPS.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan membangun citra positif daerah. Mari kita terus bergandengan tangan membangun daerah yang kita cintai ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (**)












