News

Musim Kemarau. Warga Karya Bakti Gotong Royong Perbaiki Sumur

71
×

Musim Kemarau. Warga Karya Bakti Gotong Royong Perbaiki Sumur

Sebarkan artikel ini

 

Lubuk Linggau, SumselNetwork.com– Kepedulian terhadap kebutuhan air bersih ditunjukkan warga Kelurahan Karya Bakti, Kota Lubuklinggau. Warga secara swadaya melaksanakan gotong royong merapikan sekaligus mengecor lantai di kawasan Sumur Kembang yang selama ini menjadi salah satu sumber air andalan masyarakat setempat.

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan sumur, sekaligus mencegah air dari permukaan tanah merembes masuk ke dalam sumur. Minggu (9/8/2026)

Ketua RT 03 Kelurahan Karya Bakti, Reni, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian warga terhadap keberadaan Sumur Kembang yang selama ini banyak dimanfaatkan masyarakat.

“Hari ini kami bersama warga Kelurahan Karya Bakti melaksanakan gotong royong untuk merapikan dan mengecor lantai Sumur Kembang.

Ini kami lakukan agar kondisi sekitkar sumur lebih rapi dan air dari luar tidak mudah merembes masuk ke dalam sumur,” ujar Reni.

Menurutnya, keberadaan Sumur Kembang sangat membantu masyarakat, khususnya warga Kelurahan Karya Bakti yang masih kesulitan mendapatkan akses air.

Sumur tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan mandi dan mencuci, tetapi juga digunakan sebagian warga sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk air minum.

“Sumur Kembang ini sangat banyak dimanfaatkan masyarakat Karya Bakti, terutama untuk mandi, mencuci dan kebutuhan air lainnya. Saat musim kemarau, keberadaan sumur ini semakin penting bagi warga,” katanya.

Reni menjelaskan, kondisi tersebut juga dipengaruhi belum meratanya aliran air PDAM ke wilayah Kelurahan Karya Bakti. Bahkan, menurutnya, sebagian warga hingga kini belum mendapatkan aliran air PDAM secara langsung.

“Untuk mendapatkan air, warga di sini memang cukup kesulitan. Apalagi wilayah kami belum teraliri PDAM, sehingga Sumur Kembang ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lahan tempat Sumur Kembang berada merupakan milik salah seorang warga yang dengan sukarela mengizinkan masyarakat sekitar memanfaatkan sumber air tersebut.

“Kami berterima kasih kepada pemilik lahan yang telah mengizinkan warga menggunakan air Sumur Kembang. Ini sangat membantu masyarakat, terutama ketika musim kemarau,” tutur Reni.

Warga berharap keberadaan Sumur Kembang dapat terus dipertahankan dan dijaga bersama.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan air bersih di Kelurahan Karya Bakti, sehingga warga tidak terus bergantung pada sumber air alternatif ketika musim kemarau.

Gotong royong ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan warga masih kuat. Dengan swadaya dan kepedulian bersama, fasilitas sumber air yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat tetap terjaga dan dimanfaatkan untuk kepentingan warga.

Jika ingin, saya juga bisa buatkan �⁠versi berita TV (naskah presenter + VO + SOT Reni) dari berita ini.

Sumur Kembang memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau. Ketika sumber air mulai berkurang, lokasi ini menjadi salah satu tempat yang sering didatangi warga untuk mengambil air, mandi, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga berharap kondisi Sumur Kembang tetap terjaga kebersihannya dan dapat dimanfaatkan bersama secara berkelanjutan.

Kegiatan gotong royong ini sekaligus menjadi wujud semangat kebersamaan warga Kelurahan Karya Bakti dalam menjaga lingkungan dan fasilitas yang menjadi kebutuhan masyarakat.(**)