Peristiwa

Himbauan dan Tips Dari Polres Melelaui Kasi Humas Polres Lubukkinggau Antisipasi Bencana

69
×

Himbauan dan Tips Dari Polres Melelaui Kasi Humas Polres Lubukkinggau Antisipasi Bencana

Sebarkan artikel ini

 

Lubuk Linggau, Sumselnetwork.com –Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithya Bagus Arjunadi, SH.S.ik.MH melalui Seksi Hubungan Masyarakat (Si Humas) Polres Lubuk Linggau menghimbau dan tips langkah pro aktif dalam mitigasi bencana di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.

Himbauan ini dikakukan mengingat curah hujan yang mulai meningkat intensitasnya dan potensi terjadinya bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor.

 

“Tips kesiapsiagaan yang harus diterapkan oleh warga, terutama mereka yang tinggal di dekat daerah aliran sungai (DAS) dan wilayah perbukitan,”jelas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithya Bagus Arjunadi, SH.S.ik.MH melalui Kasi Humas, AKP Alwi.

 

Kasi humas menekankan bahwa kesiapan dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah. Berikut adalah tips utama untuk mengantisipasi bencana banjir.

Pertama, j𝗮𝗴𝗮 k𝗲𝗯𝗲𝗿𝘀𝗶𝗵𝗮𝗻 z𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗻 a𝗶𝗿.
Hal paling mendasar adalah memastikan saluran air, selokan, dan parit di sekitar rumah bebas dari sampah dan sumbatan. Tumpukan sampah adalah penyebab utama banjir lokal serta lakukan gotong royong rutin untuk membersihkan drainase.
Kedua a𝗺𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 b𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 b𝗲𝗿𝗵𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗱𝗮𝗻 d𝗼𝗸𝘂𝗺𝗲𝗻 p𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴. Pindahkan barang-barang berharga, perabotan, dan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi (lantai dua atau loteng) sebelum musim puncak hujan tiba.
“Siapkan tas siaga bencana (𝗘𝗺𝗲𝗿𝗴𝗲𝗻𝗰𝘆 𝗞𝗶𝘁) yang berisi dokumen penting (ijazah, sertifikat, surat tanah – dalam plastik kedap air), obat-obatan pribadi, makanan ringan, senter, dan baterai cadangan,”tegasnya.

Ketiga p𝗮𝗵𝗮𝗺𝗶 ru𝘁𝗲 e𝘃𝗮𝗸𝘂𝗮𝘀𝗶, Identifikasi dan sepakati rute evakuasi tercepat menuju lokasi yang lebih tinggi atau posko pengungsian terdekat.
” Apabila air mulai naik, segera matikan aliran listrik utama di rumah untuk menghindari korsleting dan bahaya sengatan listrik,”jelasnya.

Masih katanya tips khusus antisipasi tanah longsor.

Dijelaskan Kasi Humas, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah berlereng atau perbukitan, ancaman tanah longsor memerlukan perhatian dan kewaspadaan ekstra, pertama w𝗮𝘀𝗽𝗮𝗱𝗮𝗶 t𝗮𝗻𝗱𝗮 a𝗹𝗮𝗺, p𝗲𝗿𝗵𝗮𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗰𝘂𝗿𝗮𝗵 𝗵𝘂𝗷𝗮𝗻: Jika hujan turun lebat tanpa henti selama lebih dari dua jam, tingkatkan kewaspadaan. 𝗪𝗮𝘀𝗽𝗮𝗱𝗮𝗶 𝘀𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗮𝗻𝗲𝗵: Segera cari tempat aman jika terdengar suara gemuruh keras atau getaran, yang bisa jadi merupakan pergerakan tanah. 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗸𝗼𝗻𝗱𝗶𝘀𝗶 𝘁𝗮𝗻𝗮𝗵: Perhatikan jika muncul retakan baru pada tebing atau pondasi rumah, atau jika pohon/tiang listrik terlihat miring.
. 𝗛𝗶𝗻𝗱𝗮𝗿𝗶 m𝗲𝗺𝗯𝘂𝗮𝘁 l𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗱𝗶 l𝗲𝗿𝗲𝗻𝗴
“Sqya mengimbau agar masyarakat menghindari penggalian atau penebangan pohon secara liar di lereng bukit, karena hal tersebut dapat mengurangi daya ikat tanah dan memicu longsor,”himbaunya.

Selanjurnya 𝗘𝘃𝗮𝗸𝘂𝗮𝘀𝗶 m𝗮𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶, jika Anda melihat tanda-tanda longsor atau diperintahkan evakuasi oleh perangkat desa atau BPBD, segera tinggalkan lokasi. Jangan tunggu hingga bencana terjadi,” tegasnya.
𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶 𝗱𝗮𝗻 p𝗲𝗹𝗮𝗽𝗼𝗿𝗮𝗻 c𝗲𝗽𝗮𝘁, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat.

“Kami dari Polres Lubuk Linggau dan Polsek jajaran selalu siaga. Jangan ragu untuk segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas, RT/RW, atau langsung ke nomor darurat kepolisian (110) jika Anda melihat potensi bahaya atau membutuhkan bantuan darurat bencana. Mari kita jaga keselamatan bersama di musim penghujan ini,” pungkasnya. (**)