News

Bus ALS vs Tanki BBM. 16 Korban Tewas. Ini Penjelasan Kapolres Musi Rawas Utara

224
×

Bus ALS vs Tanki BBM. 16 Korban Tewas. Ini Penjelasan Kapolres Musi Rawas Utara

Sebarkan artikel ini

 

 

 

Muratara, Sumselnetwork.com-Tragedi kecelakaan maut antara Bus ALS pintu 346 dengan mobil tanki BBM milik PT Serelaya Merangin Dua terjadi di jalan lintas sunatera, tepatnya Desa Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 13.30 wib.

 

Kecelakaan maut tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia akibat terbakar. Baik dari penumpang Bus ALS maupun dari mobil tanki.

 

Insiden itu tidak hanya menimbulkan korban nyawa tetapi kedua mobil tersebut hangus terbakar.

 

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, SH. S.ik.MH didampingi Kasat Lantas, AKP M A Kadim, SH. MH membenarkan kejadian kecelakaan lalu-lintas tersebut.

 

Dijelaskannya berdasarkan data didapat dari lapangan untuk kronologi laka bus ALS dan truk tangki minyak dari PT. Serelaya Merangin Dua. Bus melaju dari arah Lubulingau mau menuju ke Jambi.

 

 

Supir Bus diindikasikan kehilangan kendali

Jadi mengambil badan jalan yang berlawanan. Kemudian dari arah Jambi menuju ke Lubulingau ada truk tangki minyak dari PT. Serelaya Merangin Dua

sehingga tidak bisa mengambil

jarak rem yang akurat. Sehingga terjadilah tabrakan ini.

 

Dikatakannya dari tabrakan ini pihaknya dibantu Damkar, TNI dari masyarakat sudah berusaha evakuasi korban.

 

“Sementara, untuk korban meninggal

Ada 16 dari pihak bus

Kemudian dari pihak truk, supir dan keneknya meninggal, ” Jelasnya.

 

 

Kemudian dari kenek dari bus itu sendiri

sekarang sedang diambil keterangan

dan ada 3 lagi korban luka berat

Yang sekarang dirawat di rumah sakit di Rupit, Musi Rawas Utara.

“Untuk korban meninggal, kita evakuasi ke arah rumah sakit Lubulingau

Di rumah sakit Siti Aisyah,” Pungkasnya. (**)