Muratara,Sumselnetwork.com- Turunnya harga komoditi perkebunan kelapa sawit yang terjadi. Membuat Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Devi Suhartoni memanggil seluruh pengusaha dan pemilik pabrik pengolahan kelapa sawit. Jumat (29/05/2026).
“Saya ajak bertemu dan bicara juga pemilik tempat penampung dan titik kumpul sementara tanda buah segar (TBS) kelapa sawit sebelum dikirim ke pabrik kelapa sawit (PKS) atau dikenal loading ramp atau peron atau RAM,”kata Devi Suhartoni.
Menurutnya, karena pemilik RAM membeli buah kelapa sawit sesuai harga darii pabrik kelapa sawit (PKS). Pabrik itu membelinya dan kondisi saat ini turun sampai Rp500 hingga Rp700 Rupiah per Kilogramnya.
“Kita rapat bersama. Saya akan menanyakan dengan semua pihak terkait. Karena harga crude palm oil (CPO) di luar negeri tinggi. Kenapa, harga beli bisa turun,”tegas dia.
Devi Suhartoni menjelaskan padahal pemerintah pusat telah mengeluarkan harga yang ada dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) juga telah mengeluarkan ketetapan terkait masalah harga komoditi kelapa sawit. Kenapa sampai ditingkat petani turunnya sangat jauh. Tentunya berdampak besar bagi petani yang memiliki kebun kelapa sawit.
“Inilah yang buat saya menanyakan kepada pemilik PKS. Kenapa perubahan harga itu sangat tinggi dan apa yang menyebabkannya. Karena, kita ingin memberikan kepastian kepada masyarakat pemilik kebun kelapa sawit,”pungkasnya (Eky)












