News

Warga Dihebohkan Dengan Pocong, Polsek Tugumulyo Gercep Pantau TKP Hingga Malam Hari

124
×

Warga Dihebohkan Dengan Pocong, Polsek Tugumulyo Gercep Pantau TKP Hingga Malam Hari

Sebarkan artikel ini

 

* Ternyata Tidak Ada

Musi Rawas, Sumselnetwork.com-Polsek Tigunulyo, Polres Musi Rawas langsung gerak cepat (Gercep) mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya pocong.

Aparat mendatangi dan memantau langsung di kebun pisang tempat yang menghebohkan warga penemuan pocong.
Kedatangan petugas bersama perangkat desa ke lokasi guna dan memastikan kebenaran informasi tersebut.

Demikian disampaikan Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adithya Prananta melalui Kapolsek Tugumulyo AKP Rusdan, Senin (1/6/2026).

“Kami mendatangi lokasi setelah pihaknya mengatakan pihaknya menerima informasi terkait rumor kemunculan pocong yang sempat membuat warga resah, ” Jelasnya.

Bersama dengan patroli 3C dan pemantauan arus kendaraan saat libur panjang, kami langsung ke lokasi bersama perangkat desa setelah mendapat informasi adanya kemunculan pocong.

Namun setelah dilakukan peninjauan di lokasi hingga dini hari, sosok yang dimaksud tidak juga terlihat.

Dia mengaku pihaknya sengaja mengajak seorang anak berusia 10 tahun yang disebut memiliki kemampuan indigo untuk menelusuri sejumlah titik di desa tersebut.

“Kami ajak keliling desa. Dia menyebutkan beberapa lokasi yang ada penunggunya, tetapi kami tidak bisa melihat apa yang dimaksud,” ungkapnya.

Selain melakukan pengecekan lokasi, Rusdan mengatakan pihaknya dan perangkat desa setempat juga berupaya menghubungi orang yang pertama kali mengaku memotret penampakan pocong tersebut.

“Yang mengaku memotret adalah anak pemilik rumah di dekat pohon pisang itu. Namun beberapa kali ditelepon tidak bisa dihubungi. Diminta datang ke lokasi dia tidak juga datang,” jelasnya.

Akibat hal tersebut, Rusdan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia khawatir isu tersebut justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi kejahatan.

“Kami mengimbau warga tetap tenang dan waspada, karena bisa saja situasi seperti ini dimanfaatkan orang untuk melakukan kejahatan, misalnya pencurian,” ujarnya.

Rusdan juga mengungkapkan adanya dugaan bahwa foto yang beredar dan diklaim sebagai penampakan pocong itu merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Sudah kami coba semalam bersama Pak Kades. Kami minta anaknya membuat foto serupa di beberapa lokasi dan hasilnya ternyata mirip. Jadi yang katanya penampakan itu sepertinya tidak ada,” Pungkasnya. (**)