News

Amankan Nataru, Polres Lubuklinggau Dirikan Pos Pelayanan dan Pengamanan Di Pusat Keramaian

116
×

Amankan Nataru, Polres Lubuklinggau Dirikan Pos Pelayanan dan Pengamanan Di Pusat Keramaian

Sebarkan artikel ini

 

Lubuk Linggau, Sumselnetwork.com–Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menegaskan bahwa fokus utama operasi pengamanan natal dan tahun baru (Nataru) nanti adalah pencegahan, pelayanan publik, dan penanggulangan potensi gangguan kamtibmas, serta menjamin kelancaran arus lalu lintas.

 

” Memastikan perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026 berjalan aman, damai, dan kondusif, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan telah menyusun strategi pengamanan yang komprehensif dan terpadu,”tegasnya, Sabtu (13/12/2025) lalu.

Strategi ini melibatkan sinergi lintas sektoral di bawah koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ditambahkan pengamanan tersebut dengan menggelar operasi lilin dan pendirian pos pengamanan

Strategi utama dalam pengamanan Nataru adalah melalui pelaksanaan Operasi Lilin. Polres Lubuk Linggau merencanakan akan mendirikan beberapa Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) di titik-titik strategis.

Lanjutnya pos pelayanan didirikan di pusat keramaian, seperti terminal, stasiun, atau pusat perbelanjaan besar, untuk memberikan informasi, pelayanan kesehatan ringan, dan bantuan teknis kepada masyarakat.
Pos Pengamanan. Untuk pos pengamanan kata Kapolres difokuskan di lokasi rawan tindak kriminalitas, rawan kemacetan, serta melibatkan personel pengamanan rumah ibadah (Gereja), untuk memantau situasi keamanan secara intensif.

Lebih lanjut dia menegaskan untuk natal prioritas pengamanan rumah ibadah.

Keamanan perayaan Natal di rumah ibadah menjadi prioritas tertinggi. Polres Lubuk Linggau akan melakukan langkah-langkah berikut, sterilisasi, melakukan penyisiran dan sterilisasi di seluruh Gereja di wilayah Lubuk Linggau sebelum dan selama perayaan Natal. Penebalan Personel menempatkan personel berseragam dan intelijen di setiap Gereja, bekerja sama dengan pengurus Gereja dan Bantuan Komunikasi (Senkom) untuk memastikan tidak ada gangguan.

Selanjutnya pengendalian arus lalu lintas dan antisipasi kecelakaan. Mengingat peningkatan mobilitas warga, strategi lalu lintas difokuskan pada, penguraian kemacetan dengabmn nenempatkan personel di jalur-jalur padat dan persimpangan utama, terutama jalur masuk/keluar kota dan area wisata.

Pengecekan Kelaikan Kendaraan: Melakukan pemeriksaan acak (ramp check) terhadap kendaraan umum di terminal untuk mencegah kecelakaan akibat faktor teknis.

Kemudian patroli malam tahun baru dan anti-pesta liar.Menjelang malam pergantian tahun, fokus akan diarahkan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban. Patroli skala besar, merupakan patroli gabungan (TNI-Polri-Satpol PP) di pusat-pusat kota, area publik, dan lokasi wisata yang biasanya dijadikan tempat berkumpul massa.

Seterusnya pencegahan kriminalitas, ini dilakukan untuk mrngantisipasi tindak kejahatan jalanan, seperti curanmor dan begal, dengan menempatkan tim respons cepat di lokasi rawan.
Waspada Pesta Liar, tindakan tegas akan diambil terhadap kegiatan pesta yang berpotensi melanggar hukum, seperti penyalahgunaan narkoba atau minuman keras.

Untuk itu dia AKBP menghimbau kepada seluruh masyarakat Lubuk Linggau untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban.

“Partisipasi aktif masyarakat dengan melaporkan hal-hal mencurigakan adalah kunci keberhasilan operasi ini. Kami siap melayani dan menjamin Lubuk Linggau akan merayakan Nataru dengan aman dan damai,” pungkasnya. (**)