News

Festival Ramadhan Fair Resmi Berakhir. Ini Kata Wali Kota Lubuklinggau.

69
×

Festival Ramadhan Fair Resmi Berakhir. Ini Kata Wali Kota Lubuklinggau.

Sebarkan artikel ini

 

Lubuklinggau, Sumselnetwork.com-Festival Ramadan Fair tingkat Kota Lubuklinggau yang berlangsung di alun-alun merdeka Kota Lubuklinggau resmi berakhir.
Festival ramadhan fair ini ditutup
Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Asron Erwadi, Selasa (10/3/2026).

Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Asron Erwadi, mengatakan Festival Ramadan Fair merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau dalam menghadirkan kegiatan yang bernuansa religius sekaligus menjadi wadah kebersamaan bagi masyarakat.

“Festival Ramadan Fair merupakan momentum sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang dimiliki,” ungkapnya.

Menurut Asron, Festival Ramadan Fair 2026 memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut berpartisipasi dalam bazar Ramadan.

“Atas nama Pemkot Lubuk Linggau, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, sponsor, aparat keamanan, pelaku UMKM serta masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga Festival Ramadan Fair 2026 dapat berjalan dengan lancar, tertib, aman dan sukses,” ujarnya.

Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih baik, kreatif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Ditempat yang sama, Direktur Lotus Production selaku penyelenggara kegiatan, Afri Nurman (Afri Devano Nurman) menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Festival Ramadan Fair tahun ini dengan berbagai perlombaan.

Ia menjelaskan, dalam festival tersebut digelar sekitar delapan perlombaan, diantaranya lomba mewarnai kaligrafi masjid untuk kategori PAUD, TK dan SD, lomba hafalan surat pendek atau Juz Amma, lomba adzan, lomba Pildacil, lomba busana muslim serta penampilan hadroh.

Menurutnya, kegiatan ini tak hanya menghadirkan perlombaan, tetapi juga menjadi sarana dakwah serta menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi muda dalam suasana Ramadan.(**)