News

Mobil Travel “Nyungsep” Ke Sungai Jernih Dua Meninggal Dunia. Ini Penyebabnya.

92
×

Mobil Travel “Nyungsep” Ke Sungai Jernih Dua Meninggal Dunia. Ini Penyebabnya.

Sebarkan artikel ini

 

Musi Rawas, Sumselnetwork.com-Mobil travel Daihatsu Xenia BG 1798 TB jurusan Palembang-Pali-Musi Rawas nyungsep ke sungai Jernih Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas menyebabkan dua orang meninggal dunia, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 17.00 wib.

Dua orang meninggal dunia tersebut masing-masing pengemudi  Khoirul Zarin (22), warga Jalan Bangka, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, kota Lubuklinggau dan penumpang Anisa (19), warga Dusun II Desa Sukamana, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di sungai tepatnya di desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan, menjelaskan peristiwa kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia terjadi di Jalan Lintas Pali – Musi Rawas, tepatnya di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Dijelaskan Kapolsek saat kecelakaan terjadi mobil membawa 5 orang penumpang yang hendak mudik lebaran dan dikemudikan oleh Khoirul Zarin (22), warga Jalan Bangka, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, kota Lubuklinggau.

Dikatakannya kedua orang tewas dalam insiden tersebut, salah satunya pengemudi. Seorang korban lagi merupakan perempuan yang juga selaku penumpang, Anisa (19), warga Dusun II Desa Sukamana, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.

“Sementara itu tiga penumpang lainnya selamat,” kata Kapolsek Muara Lakitan, Minggu, (15/3/2026).

Dijelaskan, kecelakaan berawal saat mobil yang dikemudikan Khoirul Zarin diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kabupaten Pali menuju Kabupaten Musi Rawas.

“Namun ketika berada di TKP (tempat kejadian perkara) yang merupakan tikungan tajam, mobil yang dikendarainya melebar ke kanan,” ujarnya.

Kemudian setelah itu, mobil yang melebar ke kanan langsung masuk kedalam air Sungai Jernih. Hingga kecelakaan terjadi, dimana hampir seluruh badan mobil nyemplung kedalam sungai dan dua orang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Penyebab kecelakaan diduga sopir memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya sara berada di TKP. Selain itu kondisi jalan merupakan tikungan tajam serta minimnya rambu lalu lintas yang membuat kurang wasapadanya sopir,” pungkasnya. (**)