News

Polda Sumsel Mulai Seleksi Polri 2026, Wakapolda Tegaskan Rekrutmen Bersih Tanpa Intervensi

72
×

Polda Sumsel Mulai Seleksi Polri 2026, Wakapolda Tegaskan Rekrutmen Bersih Tanpa Intervensi

Sebarkan artikel ini

 

Palembang, Sumselnetwork.com— Polda Sumatera Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan penerimaan terpadu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.

Langkah awal tersebut ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Kamis (12/3/2026), di Ruang Video Conference Gedung Presisi Polda Sumsel.

Rapat ini menjadi tahap awal konsolidasi internal untuk memastikan seluruh tahapan seleksi penerimaan Polri di wilayah Sumatera Selatan berjalan transparan, objektif, dan akuntabel.

Dalam rapat tersebut, Polda Sumsel melibatkan seluruh unsur teknis yang berperan dalam proses rekrutmen Polri.

Turut hadir Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sumsel Kombes Pol Fachrudidin Jaya, S.I.K., serta para pejabat utama Polda Sumsel.

Selain itu, hadir pula para direktur dan kepala bidang terkait, antara lain: Dir Intelkam, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Lantas, Dir Samapta, Dir Binmas, Dir Pamobvit, Dir Polairud, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid TIK dan Kabid Dokkes.

Keterlibatan lintas satuan kerja tersebut menunjukkan keseriusan Polda Sumsel dalam mempersiapkan proses seleksi Polri yang profesional dan terintegrasi.

Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa proses penerimaan Polri merupakan gerbang utama pembentukan sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas.

Karena itu, ia menekankan agar seluruh panitia seleksi menjaga integritas dan memastikan proses penerimaan berjalan tanpa praktik penyimpangan.

“Seleksi penerimaan Polri adalah gerbang utama pembentukan personel berkualitas. Kita harus memastikan prosesnya bersih tanpa intervensi, sehingga yang masuk benar-benar putra-putri terbaik bangsa yang layak menjadi anggota Polri,” tegas Rony Samtana.

Menurutnya, rekrutmen yang transparan akan menghasilkan personel Polri yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Penerimaan terpadu Polri setiap tahun selalu menjadi perhatian masyarakat karena proses ini menjadi tolok ukur integritas institusi kepolisian.

Oleh karena itu, Polda Sumsel berkomitmen menjalankan seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan Mabes Polri, sekaligus memastikan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama.

Seleksi yang objektif diharapkan mampu menjaring putra-putri terbaik Sumatera Selatan yang siap mengabdi sebagai anggota Polri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi rekrutmen Polri.

Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi jalannya proses seleksi.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut mengawasi proses penerimaan Polri. Jika ada indikasi penyimpangan, segera laporkan kepada kami. Rekrutmen yang bersih adalah komitmen Polda Sumsel kepada masyarakat,” ujar Nandang.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh satuan kerja yang terlibat akan segera menyiapkan personel, sarana, serta mekanisme teknis yang dibutuhkan dalam setiap tahapan seleksi.

Langkah tersebut menegaskan kesiapan Polda Sumatera Selatan dalam menyelenggarakan penerimaan terpadu Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun 2026 secara profesional, transparan, dan berintegritas. (**)