Pemerintahan

Workshop Posrem. Bupati Musi Rawas Harapkan Kader Posrem Mampu Menjadi Agen Perubahan

94
×

Workshop Posrem. Bupati Musi Rawas Harapkan Kader Posrem Mampu Menjadi Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini
oppo_34

 

Musi Rawas, Sumselnetwork.com-Sebanyak 55 peserta kader posyandu remaja mengikuti workshop bimbingan teknis kader posyandu remaja (Posrem).

Posrem yang dilaksanakan serentak di seluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas, dibuka secara simbolis oleh Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud di BLK Musi Rawas, Kamis (18/12/2025).

Hadir saat pembukaan Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adithya Prananta, SH.S.ik.MH, Ketua TP PKK Musi Rawas, H Riza Novianto Gustam, Kepala BNN Musi Rawas, narasumber.

Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan remaja melalui penguatan kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Oleh karena itu, pembinaan dan pendampingan remaja, khususnya dalam bidang kesehatan, menjadi prioritas pembangunan sumber daya manusia.

Dijelaskannya permasalahan kesehatan remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan gizi, kesehatan reproduksi, kesehatan jiwa, penyalahgunaan Napza, hingga risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dan kekerasan.

Kondisi tersebut menuntut adanya upaya yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

Posyandu Remaja hadir sebagai wadah pelayanan kesehatan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga menekankan upaya promotif dan preventif.

“Melalui Posyandu Remaja yang dilaksanakan di 199 desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Mus Rawas, diharapkan remaja usia 10-18 tahun, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa memandang status pendidikan, status perkawinan, maupun kondisi disabilitas, dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, ramah, dan sesuai dengan kebutuhan mereka,”harapnya.

Lanjutnya Bimbingan Teknis Kader Posrem ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Kader Posyandu Remaja merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan remaja di desa dan kelurahan.

“Melalui kegiatan bimtek ini, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kader dalam mendampingi remaja agar mampu menjaga kesehatan diri, meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi dan aktivitas fisik, serta mengembangkan keterampilan hidup sehat, seperti keterampilan berkomunikasi, pengambilan keputusan, dan pengelolaan stres,”harapnya.

Selain itu, Bimbingan Teknis ini juga bertujuan untuk memperkuat peran kader dalam memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, kesehatan jiwa, serta pencegahan perilaku berisiko,

termasuk penyalahgunaan Napza dan kekerasan pada remaja. Kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong remaja untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, memiliki kemandirian, serta berperilaku hidup bersih dan sehat.

Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, petugas kesehatan di 19 Puskesmas, pemerintah desa dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh kader Posyandu Remaja yang dengan penuh dedikasi telah mengabdikan diri untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan remaja di daerah kita.

Kepada seluruh peserta Bimbingan Teknis, saya berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing.

Jadikan Posyandu Remaja sebagai ruang yang aman, nyaman, dan inklusif bagi remaja untuk belajar, berkonsultasi, dan mengembangkan potensi diri secara positif.

“Saya berharap Bimbingan Teknis ini dapat memberikan manfaat yang nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan remaja, menurunkan risiko perilaku berisiko pada remaja, serta mewujudkan generasi muda Kabupaten Musi Rawas yang sehat, mandiri, berkarakter, dan berdaya saing,”ucapnya.

Sementara itu Ketua panitia, plt Kabid bidang pemberdayaan masyarakat kelembagaan dan usaha ekonomi desa PMD Musi Rawas, Syafiq Husni, menjelaskan dasar Penyelenggaraan, Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu.
Kedua Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Terpadu.

Ketiga Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.

Keempat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota.

Kelima Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Ditambahkannya maksud dan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran remaja dalam perencanaan, pelaksanaan ‘ dan evaluasi posyandu remaja. Meningkatkan Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS). kesehatan reproduksi bagi remaja. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja tentang
Meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya (Napza).
Mempercepat upaya perbaikan gizi remaja. Mendorong remaja untuk melakukan aktifitas fisik. Melakukan deteksi dini dan pencegahan Penyakit Tidak Menular. Meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis (18/12/2025) sampai dengan Sabtu (22/12/2025). Dilanjutkan Senin ( 22/12/2025) sampai dengan Rabu ( 24/12/2025) tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Musi Rawas,”jelasnya.

Dengan rincian peserta Kecamatan Muara Beliti tempat pelaksanaan BLK, 55 orang peserta. Kecamatan TPK tempat pelaksanaan Kantor camat TPK, jumlah peserta 50 orang.

Kecamatan Jayaloka tempat pelaksanaan Gedung serbaguna Jayaloka jumlah peserta 60 orang. Kecamatan Tugumulyo gedung desa Wukirsari , jumlah peserta 85 orang. Kecamatan BTS Ulu tempat pelaksanaan gedung serbaguna kecamatan BTS Ulu. Dan seterusnya di seluruh kecamatan

Untuk narasumber. Kegiatan workshop posyandu remaja ini melibatkan universitas sriwijaya palembang, kepolisian resort Musi Rawas, BNN Musi Rawas, dinas pendidikan mura, dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Mura, dispora musi rawas, dinkes mura, dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana Mura dan dinas perpustakaan musi rawas

Pembiayaan. Pembiayaan pelaksanaan Kegiatan ini dibebankan kepada Anggaran Alokasi Dana Desa Kabupaten Musi Rawas Tahun 2025. Demikian yang dapat saya laporkan, Pada saatnya nanti mohon perkenan yang terhormat bupati musi rawas ibu Hj Ratna Machmud untuk memberikan arahan dan bimbingan serta membuka workshop posyandu remaja kabupaten musi rawas tahun 2025. (**)