News

Tujuh Bedeng di Prabumulih, Rata Dengan Tanah Dilalap Si jago Merah

70
×

Tujuh Bedeng di Prabumulih, Rata Dengan Tanah Dilalap Si jago Merah

Sebarkan artikel ini

 

Prabumulih, SumselNetwork.com–Sedikitnya ada 7 gedang di Gang 2 Saudara, RT 01/RW 04, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih rata dengan tanah akibat di lalap si jago merah, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek atau konsleting listrik. Beruntung dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seorang warga bernama Edityawarman (58), yang berprofesi sebagai ojek, mengalami luka bakar sekitar 13,5 persen dan telah mendapatkan penanganan medis. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Rincian kebakatan tersebut yakni empat bedeng berada di rumah panggung pertama, dengan tiga di antaranya dihuni warga dan satu dalam kondisi kosong. Sementara tiga bedeng lainnya berada di rumah panggung kedua dan seluruhnya dalam kondisi kosong atau tidak berpenghuni.

Petugas kemudian melakukan pengamanan lokasi, memasang garis polisi, melaksanakan olah tempat kejadian perkara, melakukan dokumentasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. mengatakan, jajaran Polres Prabumulih langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik.

Petugas kemudian melakukan pengamanan lokasi, memasang garis polisi, melaksanakan olah tempat kejadian perkara, melakukan dokumentasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik pada bagian plafon salah satu bedeng yang dalam kondisi kosong. Api pertama kali diketahui oleh saksi Muhamad Fikqi Saputra yang kemudian berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut membuat warga sekitar segera melakukan upaya pertolongan dan melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian serta petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak empat unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Setelah dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, seorang warga bernama Edityawarman (58), yang berprofesi sebagai ojek, mengalami luka bakar sekitar 13,5 persen dan telah mendapatkan penanganan medis.

Korban yang diketahui dalam kondisi sakit stroke tersebut mengalami luka bakar pada kedua kaki, lengan kanan, telinga kanan, serta bagian pipi dan pelipis sebelah kanan.

Selain menghanguskan tujuh unit bedeng beserta barang-barang di dalamnya, kebakaran juga menyebabkan dua unit sepeda motor, masing-masing jenis Mio Soul GT dan Mio M3, turut terbakar.

Kerugian material sementara akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp350 juta.

Polres Prabumulih masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan korsleting listrik merupakan hasil pemeriksaan sementara, sedangkan kondisi instalasi listrik dan keterangan para saksi masih didalami untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. menegaskan bahwa jajarannya telah melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi, termasuk olah tempat kejadian perkara dan pengamanan area, guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat dipicu oleh gangguan instalasi kelistrikan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi instalasi dan jaringan listrik di lingkungan tempat tinggal guna mencegah terjadinya hubungan arus pendek yang dapat memicu kebakaran,” ujar Nandang.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (**)