Pemerintahan

Tasyakuran Program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Peternakan Bebek Petelur. Ini Harapan Wakil Bupati Musi Rawas

115
×

Tasyakuran Program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Peternakan Bebek Petelur. Ini Harapan Wakil Bupati Musi Rawas

Sebarkan artikel ini

 

Musi Rawas, Sumselnetwork.com-Pondok pesantren Darul Ulum Al-Fatah terletak di Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugunukyo, Kabupaten Musi Rawas mengembangkan program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Peternakan Bebek Petelur.

Hal ini diketahui setelah diadakan Tasyakuran Program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Peternakan Bebek Petelur.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno, di Kompleks Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah, Desa E Wonokerto, Kecamatan Tugumulyo, Kamis (29/01/2026) lalu.



‎Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno, SH menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Bank Syariah Indonesia (BSI) yang telah memilih pesantren sebagai mitra strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat.

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan pribadi, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia yang telah menggagas program pemberdayaan pesantren ini. Program ini sejalan dengan upaya mendorong kemandirian pesantren agar tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa melalui usaha peternakan bebek petelur, para santri dan pihak pondok pesantren dapat dididik untuk memiliki jiwa wirausaha yang tangguh dan disiplin. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu berkontribusi langsung terhadap pemenuhan kebutuhan gizi santri dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

‎Wabup juga berpesan agar bantuan dan fasilitas yang diberikan dapat dikelola dengan amanah, penuh ketekunan, dan disiplin, serta mendapat perhatian khusus terhadap aspek kebersihan dan pakan ternak sehingga hasil produksi dapat optimal.

‎“Semoga program ini memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi pesantren, tetapi juga bagi masyarakat luas. Mari kita jaga dan kembangkan bersama agar program ini berkelanjutan,” tambahnya.



‎Wakil Bupati Musi Rawas juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, pondok pesantren, serta masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. (**)