News

Tergelincir Di Pinggir Tebing Sungai, Siswa SD Di Desa Pauh I Tenggelam Di Sungai Rawas

71
×

Tergelincir Di Pinggir Tebing Sungai, Siswa SD Di Desa Pauh I Tenggelam Di Sungai Rawas

Sebarkan artikel ini

 

Muratara, SumselNetwork.com-Salah seorang siswa SD Pauh I, Hafiz (8) warga
Desa Pauh I Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tenggelam di sungai Rawas.

Menurut informasi korban tenggelam di sungai lantaran tergelincir di tebing sungai saat menyusul teman-temannya, Selasa (21/8/2026) sekitar pukul 16.00 wib.

Hingga berita ini naik cetak warga menggunakan peralatan seadanya terus melakukan pencarian.

Salah seorang warga Ali S menceritakan kejadian bermula dari korban bersama dengan kakak kandungnya Alvin (12) berangkat ke sungai untuk mandi. Saat korban mandi, teman-temannya menyusuri pinggir tebing pindah ke hulu untuk mandi.

Melihat temanya pindah, korban menyusul dengan menyusuri pinggir sungai. Saat menyusuri pinggir sungai, korban tergelincir ke sungai dan langsung tenggelam.

 

Dengan rasa panik, kakaknya pun berusaha memanggil adiknya, namun tidak kunjung timbul. Kakaknya pun langsung pulang kerumah memberi tahu kejadian itu kepada orang tua korban.

Selanjutnya secara histeris ibu korban langsung menangis dan warga pun setelah mendapatkan informasi langsung berdatangan melakukan pencarian dengan menggunakan jalan dan menyelam tempat dimana korban tenggelam.

Sementara itu, Kades Pauh I Juherman membenarkan bahwa ada anak yang tenggelam di Sungai Rawas. Menurut penjelasan dari kakaknya mereka mandi bertiga dan adeknya mandi berpegang dengan tali rakit. Namun secara tiba tiba korban menghilang.

“Ya memang benar ada anak yang tenggelam, dimana korban sedang mandi,”ujarnya. Selasa (11/8)

Iamenjelaskan untuk sekarang dirinya bersama dengan pihak keluarga dan masyarakat sedang melakukan pencarian disekitar lokasi dengan menggunakan jalan dan menyelam.

“Sekarang masih dalam pencarian dan belum berhasil ditemukan dan semoga saja korban bisa cepat ditemukan,”katanya.

Ia mengatakan berdasarkan keterangan dari kakak korban, bahwa korban mandi bersama dengan temannya Mutpi. Selah melihat Mutpi terjun korbanpun ikut terjun dengan berpegangan dengan temannya.

” Mungkin dikarenakan tidak kuat dan korbanpun tenggelam,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Muratara Hasbi mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan ada anak anak umur 12 tahun tenggelam.

Setelah mendapat informasi tersebut, dirinya langsung memerintahkan tim menuju lokasi membantu melakukan pencarian.

“Tim sudah dalam perjalanan menuju tempat kejadian, untuk membantu melakukan pencarian korban tenggelam,”pungkasnya. (**)