Hukum

Setelah Dirawat, Ketua Kuda Lumping Korban Penganiayaan, Akhirnya Meninggal Dunia

123
×

Setelah Dirawat, Ketua Kuda Lumping Korban Penganiayaan, Akhirnya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

S

Lubuklinggau, Sumselnetwork.com –Setelah di rawat secara intensif di RS AR Bunda Kota Lubuklinggau, Ketua Kuda Lumping Kota Lubuklinggau, Sutrisno (60) warga warga Jalan Manggis RT 05, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau meninggal dunia.

Korban meninggal dunia di RS Ar Bunda Kota Lubuklinggau, Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban meninggal dunia setelah di aniaya oleh Noval (26) diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Saat ini jenasah korban sudah dibawah ke rumah duka untuk disemayamkan dan dikubur di tempat pemakaman umum setempat.

Diberitakan sebelumnya peristiwa terjadi, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Korban Sutrisno (60) mengalami luka akibat senjata tajam dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

 

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithya Bagus Arjunadi, melalui Kanit Pidum Polres Lubuklinggau, Ipda Suwarno yang ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) membenarkan bahwa pelaku telah diamankan.

“Pelaku penusukan sudah diamankan dengan inisial N. Untuk motif masih dalam penyelidikan. Barang bukti dua bilah pisau juga telah kami amankan,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Untuk kondisi korban saat ini stabil dan masih menjalani perawatan di rumah sakit,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang saksi mata yang juga merupakan cucu korban menjelaskan, peristiwa kejadian penusukan bermula saat seorang pria datang bertamu ke rumah korban pada pagi hari.

“Awalnya dia manggil kakek. Saya kira kenal, makanya saya bukakan pintu,” ujar cucu korban di lokasi kejadian

Namun setelah masuk ke dalam rumah dan bertemu korban yang saat itu berada di depan kamar, pelaku tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Usai kejadian, keluarga dan warga sekitar segera memberikan pertolongan, mengamankan pelaku, serta membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Pantauan di lokasi kejadian, tampak berceceran darah di dalam rumah hingga teras depan rumah korban, menandakan adanya aksi kekerasan serius

Kemudian Ketua RT 05 Kelurahan Megang, Susdi Ariansyah, mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Setahu saya korban ini orang baik. Hubungannya dengan tetangga juga baik, ibadahnya juga baik. Antara korban dan pelaku tidak saling kenal,” tambahnya. (**)